kepadatan

Kepadatan

Kepadatan mencakup banyak dimensi. Kepadatan tidak hanya mencakup

dimensi fisik seperti ukuran jumlah penduduk per wilayah atau jumlah orang per

rumah (kepadatan hunian dan kepadatan rumah) akan tetapi juga mengandung

aspek sosial, ekonomi, dan lain-lain.

Oleh karena itu, upaya untuk mengatasi kepadatan  perlu  memperhatiakn

aspek lain di luar aspek fisik. Berbagai aspek tersebut terutama yang

menguntungkan kehidupan penduduk perlu dipertahankan sehingga kebiasaan dan

perilaku yang positif tetap dapat dipertahankan. Dengan demikian, identitas cultural 2002 digitized by USU digital library  5

penduduk tetap terjaga, terutama tatanan sosial seperti misalnya interaksi sesama

penduduk, kebiasaan saling mengunjungi serta saling pinjam meminjam ada pada

upaya perbaikan pemukiman.

Di tinjau dari segi penduduk, terungkap bahwa rumah padat bagi penduduk

berarti rumah yang luasnya tidak sebanding dengan jumlah penghuninya, serta tidak

ada tempat bermain atau halaman. Kriteria ini sesuai dengan kriteria yang dianut

para ahli, akan tetapi ukuran lain seperti jumlah orang yang tidur dalam satu kamar,

jumlah ruangan dalam kamar, jumlah WC per orang/rumah, jumlah anak balita per

tempat tidur, dan lain-lain ukuran yang berkaitan dengan jumlah fasilitas perumahan

dengan jumlah penghuni tidak dirasakan sebagai ukuran kepadatan oleh penduduk.

Oleh karenanya, penyuluhan tentang hal ini perlu ditingkatkan tidak hanya oleh

Dinas Kesehatan tetapi juga Dinas Perumahan dan pihak-pihak lain yang berkaitan

dengan jumlah fasilitas perumahan dan jumlah penghuni tidak dirasakan sebagai

ukuran kepadatan (Surjadi et al., 1996).

Sangatlah mengherankan bahwa di negara-negara yang sedang berkembang,

dampak kepadatan yang berlebihan (overcrowding) terhadap kesehatan masih

belum banyak mendapat perhatian. Oleh Karena itu, pada tahun 1992, UNCHS

(habitat) minta kepada kelompok-kelompok konsultan internasional dan para peneliti

untuk meneliti dan mengidentifikasi hubungan timbal balik yang mendasar antara

kepadatan di dalam rumah (in-house crowding) dan kesehatan di daerah

perkampungan dengan masyarakat berpenghasilan rendah.

Analisa statistik dipusatkan pada identifikasi indikator-indikator kepadatan

yang bermakna (signifikan) untuk dampak kesehatan yang buruk (poor health

outcome), misalnya diare, batuk/demam (penyakit saluran pernapasan, dan berat

badan waktu lahir.

Parameter-parameter kepadatan, jumlah orang per ruangan (persons per

room) dan jumlah anak berusia di bawah lima tahun (balita) per ruang muncul

sebagai resiko yang bermakna untuk diare dan penyakit saluran pernapasan. Jumlah

orang per ruangan akan muncul terutama sebagai faktor risiko yang bermakna

dalam analisa multivariate bila dicari faktor resiko yang paling dominan.

Indikator kepadatan di dalam rumah, luas lantai (dalam m2) per orang atau

per anak balita juga muncul sebagai faktor resiko. Terlihat bahwa lantai rumah yang

kurang dari 10m2 per orang merupakan faktor resiko yang bermakna baik untuk

diare maupun batuk/demam. Indikator kepadatan yang lain yang dianalisa adalah

jumlah orang jumlah balita per keluarga dan luas kamar tidur atau kepadatan di

dalam kamar tidur. Tidak satupun dari indikator kepadatan ini muncul sebagai faktor

resiko yang bermakna. Kurang lebih 20% dari keluarga yang diteliti bertempat

tinggal dalam satu unit rumah bersama dengan kegiatan komersial (commercial

activity). Menyiapkan makanan untuk rumah makan yang berskala kecil dan

menyablon kaos dapat merupakan faktor resiko (Cowi, 1996).

sumber

http://library.usu.ac.id

Tentang Tri suryo ari wicaksono

standar
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s