ANALISIS PERBEDAAN STRUKTUR KOGINISI MANUSIA DENGAN ARSITEKTUR KOMPUTER

ANALISIS PERBEDAAN STRUKTUR KOGINISI MANUSIA DENGAN ARSITEKTUR KOMPUTER

Untuk melihat perbedaan dari struktur kognisi manusia dengan arsitektur komputer, sebaiknya kita tahu dulu pengertian dari keduanya, agar kita bisa melihat perbedaannya

1. Struktur Kognisi Manusia

Struktur kognisi terdiri dari 2 kata, yaitu struktur dan kognisi. Menurut Piaget, struktur disebut juga scheme (skemata/Schemas). Struktur & organisasi terdapat di lingkungan, tapi pikiran manusia lebih dari meniru struktur realita eksternal secara pasif. Interaksi pikiran manusia dengan dunia luar, mencocokkan dunia ke dalam “mental framework”-nya sendiri.

Koginisi sendiri adalah proses yang terjadi secara internal di dalam pusat susunan saraf pada waktu manusia sedang berpikir (Gagne dalam Jamaris, 2006). Istilah “Cognitive” berasal dari kata cognition artinya adalah pengertian, mengerti. Pengertian yang luasnya cognition (kognisi) adalah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan (Neisser, 1976). Dalam pekembangan selanjutnya, kemudian istilah kognitif ini menjadi populer sebagai salah satu wilayah psikologi manusia / satu konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenalan yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubungan dengan masalah pemahaman, memperhatikan, memberikan, menyangka, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, kesengajaan, pertimbangan, membayangkan, memperkirakan, berpikir dan keyakinan. Termasuk kejiwaan yang berpusat di otak ini juga berhubungan dengan konasi (kehendak) dan afeksi (perasaan) yang bertalian dengan rasa. Menurut para ahli jiwa aliran kognitifis, tingkah laku seseorang itu senantiasa didasarkan pada kognisi, yaitu tindakan mengenal atau memikirkan situasi dimana tingkah laku itu terjadi.

Jadi Struktur kognitif merupakan mental framework yg dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan & menginterpretasikannya, mereorganisasikannya serta mentransformasikannya.

 

2. Arsitektur Komputer

Menurut Wikipedia, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cacheRAMROMcakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von NeumannCISCRISCblue Gene, dll.

Menurut sumber lain, arsitektur komputer adalah ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

Jadi, bisa kita simpulkan bahwa ada persamaan dan perbedaan dari kognisi manusia dengan arsitektur komputer. Persamaanya adalah sama-sama sebuah struktur tapi yang membedakan adalah kognisi manusia yang mengatur adalah otak manusia, sedangkan arsitektur komputer yang mengatur adalah manusia yang membuat komputer.

 

Sumber

Suryadi.1994.Pengantar Arsitektur Komputer.Depok:Gunadarma

http://yangmantapajadeh.blogspot.com/2010/11/arsitektur-komputer.html

http://nadhirin.blogspot.com/2010/04/teori-perkembangan-kognitif-jean-piaget.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PENGARUH ADANYA WI-FI TERHADAP PSIKOLOGI DAN KESEHATAN ANAK

PENGARUH ADANYA WI-FI TERHADAP PSIKOLOGI DAN KESEHATAN ANAK

Artikel ini ditujukan untuk anak-anak yang sudah menginjak masa remaja. Artikel ini juga bertujuan untuk menunjukan pengaruh negatif dan positif dengan adanya wireless fidelity yang lebih kita kenal dengan Wi-Fi.
Dari adanya penelitian dari sejumlah tokoh yang meneliti tentang dampak radiasi Wi-fi, telah ditemukan bahwa banyak dampak negatif dari penggunaan Wi-fi. Radiasi elektro magnetik yang dihasilkan oleh Wi-fi dapat bedampak buruk bagi tubuh kita terutama oleh anak kecil bila penggunaanya terlalu berlebihan, seperti : kelesuan, gangguan tidur, emosi, depresi hingga denyut jantung yang abnormal. Tetapi Wi-fi juga ada dampak positifnya, yaitu kita bisa mengakses atau terhubung dengan internet dengan mudah.
Profesor Olle Johansson dari Karolinska Institute di Swedia mengatakan, jika melihat literatur bisa temukan sejumlah efek radiasi, seperti kerusakan kromosom, berdampak pada kapasitas konsentrasi dan menurunnya memori jangka pendek, serta meningkatnya kejadian berbagai tipe kanker. Dia menambahkan sudah saatnya wi-fi dicabut dari sekolah-sekolah. Alasannya, jika Anda melihat data akan tampak gambaranyang jelas-ini seperti puzzle dan semua cocok, dari pecahnya DNA pada tingkat penelitian binatang hingga kejadian epidemi-ologis, misalnya peningkatan gejala dan tingkat penyakit kanker.
Dari segi psikologi, anak remaja sekarang tidak hanya dipengaruhi oleh pergaulan saja, tetapi lingkungan juga. anak remaja yang setiap hari pulang ke rumahnya pada malam hari, alasannya  mungkin mencari bahan di cafe-cafe atau tempat yang menyediakan fasilitas Wi-fi karena internetnya lebih murah, tapi, dia bisa saja mencari hal-hal ‘buruk’ di internet yang menyebabkan rusaknya pola pikir remaja masa kini. Memang secara umum hal-hal ‘buruk’ itu terdapat di internet, tapi jika kita membiarkan Wi-Fi di cafe-cafe, sama artinya kita membuka kesempatan lebih luas bagi para anak remaja untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Selain hal-hal ‘buruk’ yang dapat mengubah pola pikir, keinginan membolos, ada juga hal yang berpengaruh terhadap orang tua.
Orang tua tidak ingin anaknya terjerumus dalam hal-hal buruk. Hal ini menyebabkan kemungkinan terjadinya ‘paranoid’ dan pertentangan dalam rumah tangga. Orang tua yang memiliki anak yang selalu pulang pada malam hari tanpa ada alasan yang jelas, akan lebih protektif karena orang tua semakin lama, semakin khawatir dan hal ini menyebabkan terjadinya paranoid orang tua terhadap anaknya. Orang tua akan menguhubungi anaknya setiap jam, atau mungkin, orang tua tidak mengijinkan anaknya pergi dengan teman-temannya, bahkan ada juga orang tua yang tidak tenang jika anaknya sudah pergi dari rumah.
Hal-hal ini dapat menyebabkan kekesalan pada sang anak yang merasa diperlakukan secara berlebihan. Dan berujung pada pertengkaran dalam rumah tangga. Dan hal ini dapat terjadi bukan hanya karena pengaruh pergaulan, tetapi bisa juga terjadi karena pengaruh Wi-Fi gratis yang membuat sang anak ketagihan dan tak ingin melepaskannya. Wi-Fi gratis memang tak hanya terdapat di cafe saja tetapi ada juga yang terdapat di sekolah, perpustakaan, taman, dan tempat-tempat lainnya.
Dari penelitian diatas, saya beropini bahwa Wi-fi itu bukan hal yang perlu ditakuti bila pemakaiannya digunakan secara wajar. Untuk anak-anak remaja diusahakan agar dapat membagi waktu antara belajar dan bermain, selain itu diusahakan anak remaja menggunakan fasilitas Wi-fi dengan semestinya, jangan di salahgunakan. Bila anak remaja dapat membagi waktu dengan benar dan dapat menggunakan fasilitas Wi-fi dengan semestinya, saya yakin anak-anak muda Indonesia dapat maju.

Refrensi
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2137:wi-fi-dan-kesehatan&catid=28&Itemid=48
http://bataviase.co.id/node/118163
http://stellarclyne.wordpress.com/2011/06/03/wi-fi-di-warkop-cyber/

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Bandwidth, ISP, FTP

Bandwidth

Bandwidth (Data Transfer atau Site Traffic) disebut juga data yang keluar+masuk/upload+download ke account anda. Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.
Dikenal juga dengan perbedaan atau interval, antara batas teratas dan terbawah dari suatu frekuensi gelombang transmisi dalam suatu kanal komunikasi. Satuan yang digunakan Hertz untuk sirkuit analog dan detik dalam satuan digital.
Jalur lebar analog diukur dalam unit Hertz (Hz) atau kitaran second. Jalur lebar digital pula merujuk kepada jumlah atau volume data yang dilewatkan melalui satu saluran komunikasi yang diukur dalam unit bit per second (bps) tanpa melibatkan gangguan.
Istilah lebar jalur (bandwith) sepatutnya tidak dikelirukan dengan istilah jalur (band), seperti pada telepon tanpa kabel, contohnya beroperasi pada jalur 800MMHz. Lebar jalur ialah ruang yang digunakan pada jalur tersebut. Dalam komunikasi tanpa wayar, ukuran atau lebar jalur salurannya memberi kesan kepada transmisi. Sejumlah data yang mengalir melalui satu saluran sempit mengambil masa yang lebih lama berbanding sejumlah data yang sama apabila mengalir menerusi satu saluran yang lebih lebar.

ISP

ISP adalah perusahaan yang menawarkan kepada konsumennya untuk mengakses internet. ISP terhubung dengan konsumennya melalui teknologi transmisi data untuk mengantarkan datagrams IP (Internet Protocol), berupa misalnya dial up, kabel modem, wireless atau koneksi high speed.

ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyaktumbuh.

FTP

FTP (File Transfer Protocol) adalah, Program yang digunakan pada komputer berbasis Windows untuk mentransfer file (software atau dokumen) pada Internet.

FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses /pertukaran transfer data antara dua komputer ( client dan server ). Transfer yang file/ data ini dapat teradi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer di jaringan lokal. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTP melalui internet. FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna ( powerful) karena aplikasi ini menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengakses data yang tersimpan pada server tersebut, dan dapat diakses oleh sejumlah besar komputer secara bersamaan

 

Sumber

http://www.idebagus.com/help/tanya-jawab/hosting/apa-yang-dimaksud-dengan-bandwidth

http://id.wikipedia.org/wiki/Lebar_pita

http://www.g-excess.com/4471/arti-dan-pengertian-bandwidth/

http://en.wikipedia.org/wiki/ISP

http://www.g-excess.com/293/pengertian-ftp-file-transfer-protocol-adalah/

http://kudusweb.net/internet/definisi-ftp-file-transfer-protocol

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Sejarah Internet

Sejarah Internet

Internet telah membuat revolusi dunia komputer dan dunia komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya.Penemuan  telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Dalam bulan Oktober tahun 1972, Kahn telah mengorganisasikan sebuah demonstrasi besar dan sukses  ARPANET di International Computer Communication Conference (ICCC). Ini merupakan untuk pertama kalinya diperkenalkan  ke masyarakat. Dalam demo ini juga diperkenalkan inisial “hot” aplication, electronic mail (email). Dalam bulan Maret, Ray Tomlinson dari BBN membuat program penulisan pesan email, pengiriman dan  pembaca pesan email pertama. Hal ini dilakukan atas dorongan kebutuhan ARPANET akan sebuah mekanisme koordinasi yang mudah. Dalam bulan July, Roberts mengembangkan utilitynya dengan membuat program email utility pertama ke dalam daftar, pemilihan untuk pembacaan, file, meneruskan (forward), dan memberikan jawaban sebuah pesan. Dari penemuan ini maka email merupakan aplikasi yang paling banyak dipergunakan dalam jaringan komputer selama beberapa dekade.

Sumber

http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet

http://tskau0.tripod.com/sejarah_singkat_internet.htm

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Ruang Personal dan Perbedaan Budaya

Ruang Personal dan Perbedaan Budaya

Dalam eksperimen Waston & Graves (dalam Gifford, 1987), yang mengadakan studi perbedaan budaya secara terinci, mereka menggunakan sampel kelompok siswa yang terdiri dari empat orang yang &mint:: dztang ke laboratorium. Siswa-siswa ini diberitahu bahwa mereka &an diamati, tetapi tanpa diberi petunjuk atau perintah. Kelompok pertarna terdiri dari orang-orang Arab dan kelcmpok lainnya terdiri dari orang Amerika. Rerata jarak interpersonal yang dipakai orang Arab kira-kira sepanjang dari perpanjangan tangannya. Sedangkan jarak interpersonal orang Amerika terlihat lebih jauh. Orang-orang Arab menyentuh satu sama lain lebih sering dan orientasinya lebih langsung. Umumnya orang Arab lebih dekat daripada orang Amerika.

Hall (dalam Altman, 1976) menggambarkan bahwa kebudayaan Arab memiliki pengindraan yang tinggi, di mana orang-orang berinteraksi dengan sangat dekat: hidung ke hidung, menghembuskan napas di muka orang lain, bersentuhan dan sebagainya. Kebudayaan Arab (juga Mediterania dan Latin) cenderung berorientasi kepada “kontak” dibandingkan dengan Eropa Utara dan Kebudayaan Barat. Jarak yang dekat dan isyarat-isyarat sentuhan, penciuman, dan panas tubuh tampaknya merupakan ha1 yang lazim dalam “budaya kontak”.

Hall (dalam Altman, 1976) juga mengamati bahwa orang-orang Jepang menggunakan ruang secara teliti. Hal diduga merupakan respon terhadat populasi yang padat. Keluarga-keluarga Jepang memiliki banyak kontak interpersonal yang dekat; seringkali tidur bersamasarna dalam suatu ruangan dengan susunan yang tidak beraturan atau melakukan berbagai aktivitas dalarn mang yang sama. Pengaturan taman, pemandangan dam, dan bengkel kerja merupakan bentuk dari kreativitas dengan tingkat perkembangan yang tinggi yang saling pengaruh-mempengaruhi di antarasemuarasa yang ada, rnenunjukkan pentingnya hubungan antara manusia dengan lingkungannya.

sumber

http://elearning.gunadarma.ac.id

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Ruang personal

Ruang personal

Istilah personal space pertama kali digunakan oleh Katz pada tahun 1973 dan bukan merupakan sesuatu yang unik dalam istilah psikologi, karena istilah ini juga dipakai dalam bidang biologi, antropologi, dan arsitektur (Yusuf, 1991).

Masalah mengenai ruang personal ini berhubungan dengan batas-batas di sekeliling seseorang. Menurut Somrner (dalam Altman, 1975) ruang personal add& daerah di sekeliling seseorang’ dengan batas-batas yang tidak jelas dirnana seseoriing ti& boleh memasukinya. Goffman (dalam Altman, 1975) menggambarkan nmng personal sebagai jarakldaerah di sekitar individu dimana jika dimasuki orang lain, menyebabkan ia merasa batasnya dilanggar, merasa tidak senang, dan kadang-kadang menarik diri.

Beberapa definisi ruang personal secara implisit berdasarkan hasil-hasil penelitian, antara lain: Pertama, ruang personal adalah batas-batas yang tidak jelas antara seseorang : dengan orang lain. Kedua, ruang personal sesungguhnya berdekatan dengan diri sendiri. Ketiga, pengaturan ruang personal mempakan proses dinamis yang memungkinkan diri kita keluar darinya sebagai suatu perubahan situasi. Keempat, ketika seseorang melanggar ruang personal orang lain, makadapat berakibat kecemasan, stres, dan bahkanperkelahian. Kelima, ruang personal berhubungan secara langsung dengan jarak-jarak antar manusia, walaupun ada tiga orientasi dari orang lain: berhadapan, saling membelakangi, dan searah.

sumber

http://elearning.gunadarma.ac.id

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Faktor Pengaruh Kesesakan

Faktor Pengaruh Kesesakan

Faktor Personal.

a). Kontrol pribadi dan locus of control

b). Budaya, pengalaman, dan proses adaptasi

cj. Jenis Kelamin dan usia

Faktor Sosial

a). Kehadiran dan perilaku orang lain

Kehadiran orang lain akan menimbulkan perasaan sesak bila individu merasa terganggu dengan ketladiran orang lain. Schiffenbauer (dalam Gifford, 1987) melaporkan bahwa penghuni asrama akan merasa lebih sesak bila terlalu banyak menerima kunjungan orang lain. Penghuni yang menerima kunjungan lebih banyak juga merasa lebih tidak puas dengan ruangan, teman sekamar, dan proses belajar mereka.

b). Formasi koalisi

Keadaan ini didasari pada pendapat yang mengatakan bahwa meningkatnya kepadatan sosial akan dapat meningkatkan kesesakan. Karenanya banyak penelitian yang menemukan akibat penambahan teman sekarnar (dari satu menjadi dua orang teman) dalam asrama sebagai suatu keadaan yang negatif. Keadaan negatif yang muncul berupa stres, perasaan tidak enak, dan kehilangan kontrol, yangdisebabkan karena terbentuknyakoalisi di satu pihakdan satu orang yang terisolasi di lain pihak (Gifford, 1987).

c). Kualitas hubungan

Kesesakan menurut penelitian yang dilakukan oleh Schaffer dan Patterson (dalam Gifford, 1987) sangat dipengaruhi oleh seberapa baik seorang individu dapat bergaul dengan orang lain. Individu yang percaya bahwa orang lain mempunyai pandangan yang sama dengan dirinya merasa kurang mengalami kesesakan bila berhubungan dengan orang-orang tersebut.

d). Infomasi yang tersedia

Kesesakan jugcl dipengaruhi o!eh jumlah dan beniul; informzsi yang muncul sebeium dan selama mengalami keadaan yang padat. Individu yang tidak mempunyai informasi tentang kepadatan merasa lebih sesak daripada individu yang sebelumnya sudah mempunyai informasi tentang kepadatan (Fisher dan Baum dalam Gifford, 1987).

Faktor Fisik.

Penelitian yang dilakukan oleh Schiffenbauer (dalam Gifford, 1987) dan DibyoHartono (1 986) dalam hubungannya dengan urutan lantai, menemukan bahwa penghuni lantai yang lebih tinggi merasa tidak terlalu sesak daripada penghuni lantai bawah. Hal itu disebabkan karena semakin sedikitnya kehadiran orang asing pada posisi lantai yang lebih tinggi, sehingga penghuni masih tetap bisa mengontrol interaksinya. Selain itu penghuni lantai atas mempunyai ruang yang lebih terang dan bisamemandang lingkungan yang lebih luas melalui jendelanya daripada penghuni lantai bawah.

sumber

http://elearning.gunadarma.ac.id

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar