DEFINISI PENERIMAAN DIRI

DEFINISI PENERIMAAN DIRI

Penerimaan diri merupakan sikap positif terhadap dirinya sendiri, ia dapat menerima
keadaan dirinya secara tenang, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Mereka
bebas dari rasa bersalah, rasa malu, dan rendah diri karena keterbatasan diri serta
kebebasan dari kecemasan akan adanya penilaian dari orang lain terhadap keadaan
dirinya (Maslow dalam Hjelle dan Ziegler, 1992).
Sedangkan menurut Perls (dalam Schultz, 1991) penerimaan diri berkaitan dengan orang
yang sehat secara psikologis yang memiliki kesadaran dan penerimaan penuh terhadap
siapa dan apa diri mereka.

Lain lagi dengan pendapat dari Jahoda (dalam Wilsa, 1997) yaitu penerimaan diri
merupakan salah satu karakteristik dalam kesehatan mental seseorang. Orang yang
memiliki kesehatan mental yang baik akan memperlihatkan perasaan menghargai diri
sendiri dan menghargai orang lain.
Allport (dalam Hjelle dan Ziegler, 1992) menjelaskan bahwa penerimaan diri merupakan
sikap yang positif, yang ketika individu menerima diri sebagai seorang manusia. Ia dapat
menerima keadaan emosionalanya (depresi, marah, takut, cemas, dan lain-lain) tanpa
mengganggu orang lain.

Menurut Ryff (dalam Kail dan Cavanaugh, 2000) penerimaan diri sebagai individu yang
memiliki pandangan positif tentang dirinya, mengakui dan menerima segi yang berbeda
dari dirinya sendiri.

Chaplin (1999) mengatakan penerimaan diri adalah sikap yang pada dasarnya merasa
puas dengan diri sendiri, kualitas-kualitas dan bakat-bakat sendiri, serta pengetahuan-
pengetahuan akan keterbatasan-keterbatasan sendiri.
Kemudian Ryff (dalam Wilsa, 1997) berpendapat bahwa penerimaan diri adalah suatu
keadaan dimana seseorang memiliki sikap positif terhadap dirinya sendiri, mengakui dan
menerima berbagai aspek diri termasuk kualitas baik dan buruk, dan merasa positif
dengan kehidupan yang telah dijalani.

Berdasarkan pendapat dari beberapa tokoh diatas penerimaan diri merupakan sikap
positif terhadap dirinya sendiri, dapat menerima keadaan dirinya secara tenang dengan
segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, serta memiliki kesadaran dan penerimaan
penuh terhadap siapa dan apa diri mereka, dapat menghargai diri sendiri dan menghargai
orang lain, serta menerima keadaan emosionalanya (depresi, marah, takut, cemas, dan
lain-lain) tanpa mengganggu orang lain.

sumber

http://www.scribd.com/doc/22094435/penerimaan-diri

 

About these ads

Tentang Tri suryo ari wicaksono

standar
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s